bercerita tentang kisah kita

My Life - My Story

My Life - My Story
Tampilkan postingan dengan label Cerita Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Hikmah. Tampilkan semua postingan

anak ku hebat

1 komentar
Mungkin cerita ini sudah banyak yang tau, tapi tidak ada salahnya bila di bagikan di sini karena sangat inspiratif sekali, untuk mengingatkan kita dan menambah kasih sayang kita kepada anak anak kita.

Seperti biasa Rudi, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkenal terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam.

Tidak seperti biasanya, Imron putra pertamanya yang baru duduk di kelas 2 SD membukakan pintu.

Ia nampaknya cukup lama menunggu.

“Kok, belum tidur?” sapa Rudi sambil mencium anaknya.

Biasanya, Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Imran menjawab, “Aku menunggu ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa gaji Ayah?”

“Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah? Mau minta uang lagi ya?”

tanya Rudi. “Ah, enggak. Pengen tahu aja yah”

“Oke, kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar

10 jam dan dibayar Rp 400.000

Mempertaruhkan Hidup

0 komentar
di depan para muridnya, seorang guru menceritakan pengalaman seprang veteran prajurit mantan penerbang Perang Dunia II.

Pada Suatu hari, Prajurit tersebut harus menerbangkan ratusan Pekerja Rodi dari China untuk menggarap proyek jalan lintas Hutan di myanmar.

jarak tempuh penerbangan tersebut cukup jauh dan lama. untuk menghilangkan kebosanan dan sekaligus memanfaatkan waktu luang Para pekerja itu memanfaatkan waktu luang para pekerja itu bermain judi dengan kartu, awalnya mereka bertaruh dengan uang dan harta yang melekat pada badannya,  nah semakin lama lantaran tidak ada yang lagi di pertaruhkan, mereka bertaruh dengan hidupnya yang kalah harus terjun ke pesaewat tanpa menggunakan Parasut.

Alangkah ngerinya dan kejamnya mereka, Teriak seorang Murid tersebut, "memang benar jawab Guru"
tapi dengan begitu permainan menjad semakin asik,!!

Kemudian Ia melanjutkannya Engakau Bisa Mnesyukuri Hidup Apa Bila Engkau Pernah mempertaruhkanya

MAWAR UNTUK IBU

0 komentar
seseorang pria berhenti di depan toko untuk memesan seikat karangan bunga untuk mememsan si ikat karangan bunga yang akan di paketkan kepada sang ibu yang tinggal 250 Km dari tempatnya.

begitu keluar dari mobilnya ia melihat sesorang gadis kecil yang menangis tersedu2.
Jika Anda Menjadi seorang Pria itu Apakah yang kan anda Lakuakan??

Apakah Anda Mempunyai rasa yang sama Seperti saya???

Mungkin Ya Kita Akan melihat si Gadis Kecil tersebuta dan kasian......

Sang Pria itu menanyainyakenapa dan Di jawab oleh sang gadis tersebut, "saya ingin membeli setangkai Bunga mawar merAH untuk Ibu saya . tapi saya cuman punya uang 500 saja sedangkan harga mawar itu 1000"

Pria itu tersenyum dan berkata : AYO IKUT AKU, AKU AKAN MEMBELIKAN BUNGA YANG KAMU MAU
kemudian ia membelikan gadis kecil itu setangkai mawar merah, sekaligus memesankan karangan bunga untuk di kirim ke ibunya.

ketika selesai dan hendak pulang, ia menawarkan diri kepada gadis kecil itu untuk mengantarkan sampai kerumah, Gadis Kecil itu melonjak gembira, ya tentu saja jawab gadis kecil itu maukah anda mengantarkan ke tempat ibu saya? tanya si gadis

Kemudian mereka berdua berjalan ke tempat yang di tunjukan gadis kecil itu.
Yaitu Pemakaman umum.
dimana si gadis kecil itu meletakan bunganya tepat di atas sebuah kuburan yang masih basah.

melihat hal ini, hati pria itu menjadi terenyuh dan teringat sesuatu.

Bergegas, ia kembali ke toko bunga tadi dan membatalkan pengiriman bunga yang di pesannya, ia mengambil kembali karangan bunga yang di pesanya dan mengendarai sendiri kendaraan sejauh 250Km Menuju rumah ibunya.


Kawan yang masih mempunya ibu di dunia Hormatilah Ibu kita dan Jadikanlah diri kita sebagai anak yang taat kepada kedua orang tua.

Jika ibu telah tiada kirimkanlah doa janganlah engkau lupa sebab hanya itu caranya untuk membalas jasa ibunda

IBUNDA KENAPA ENGKAU MENANGIS

0 komentar
catatan ini tak akan pernah menyentuh jiwa yang kerdil, pemalas, pesimis mudah patah semangat, tidak percaya diri dan tak memiliki cita-cita.



Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya, "ibu kenapa engkau menangis?" tanya sang anak
"sebab ibu adalah seorang wanita nak" jawab sang ibu, "aku tak mengerti" kata si anak lagi, Ibunya tersenyum dan memeluknyaerat. "Nak nati kamu memang tak akan pernah mengerti"

kemudian anak itu bertanya pada ayahnya, Ayah kenap ibu menangis??
sepertinya ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?? Sang Ayah menjawab "semua wanita memang menangis tanpa ada alasan yang jelas" hanya itu jawaban yang bisa di berikan ayahnya,
lama kemudian sang anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya mengapa wanita itu menagis

pada suatu malam ia bermimpi bertemu seorang yang bijak dan bertanya
wahai tuan mengapa alloh menciptakan wanita mudah sekali untuk menangis?

Dalam Mimpinya Orang itu menjawab
"saat alloh.SWT menciptakan Wanita alloh menjadikannya snagat utama
alloh ciptakan bahunya agar ia mampu menahan beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tidur.

ia berikan kekuatan kepada wanita untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, sering kali pula, ia kerap kali menerim cerca dari anaknya itu.

alloh memberikanya keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang putus asa.

pada wanita alloh berikan kesabaran untuk merawat keluarganya walau letih, walau sakit, walau lelah tanpa berkeluh kesah.

alloh berikan perasaan peka dan kasih sayang terhadap wainta untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun dan dalam situasi apapun.

walau tak jarang anak-anaknya melukai perasaanya, dan hatinya. perasaan ini pula yang memberikn kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saaat di dekap lembut olehnya.

alloh berikan kekuatan pada wanita untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. sebab bukankah tulang rusuklah yang menjadi pelindung hati dan jantung agar tak terkoyak.

alloh berikan kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian untuk menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah suami yang tak pernah melukai istrinya. Walau, Sering kali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang di berikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi. hal inilah kelemahan yang di miliki wanita walaupun sebenarnya air mata ini adalah air mata kehidupan"

maka dekatkanlah diri kita pada sang ibu kalau beliau masih hidup, karena di kakinyalah kita menemukan surga.

Doa Untuk Kedua Orang Tua

0 komentar
Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka,
Perindahlah ucapanku di depan mereka.
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka.

Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
Atas didikan mereka padaku dan
Pahala yang besar
Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,
Peliharalah mereka
Sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
atau kesusahan yang mereka derita karena aku,

atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
jadikanlah itu semua
Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
Meningginya kedudukan mereka dan
Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu, ya Allah
sebab hanya Engkaulah
yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.
Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
Maka izinkahlah aku memberi syafa'at untuk mereka,

sehingga kami semua berkumpul
Bersama dengan santunan-Mu
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta
rahmat-Mu.

Sesungguhnya Engkaulah
yang memiliki Karunia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir dan
Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.

****

 Mari kita kenang dosa kepada orang tua kita.
 Siapa tahu hidup kita dirundung nestapa karena kedurhakaan kita.
 Karena kita sudah menghisap darahnya, tenaganya, airmatanya,  keringatnya.


 Istighfar, istighfarlah
 Barangsiapa yang matanya pernah sinis melihat orangtuanya.
 Atau kata-katanya sering mengiris melukai hatinya,  atau yang jarang memperdulikan dan mendoakannya.
 Percayalah bahwa anak yang durhaka siksanya didahulukan didunia ini.

 Istighfar yang pernah mendholimi ibu bapaknya.

 Astaghfirullahal Adhiim
 Astaghfirullahal Adhiim

Amir yang Selamat dari Adzab Allah Ta'ala

0 komentar
Ditakhrijkan oleh At-Thabrani dari Abu Wail Shaqiq bin Salamah sesungguhnya Umar bin Khathab ra. telah melantik Bashar bin Asim ra. untuk memungut zakat penduduk Hawazin. Bashar ra. telah melewat-lewatkan kepergiannya lalu beliau telah ditemui oleh Umar ra. dan telah berkata kepadanya, "Apakah yang telah menyebabkanmu terlambat?". Adakah kamu tidak mendengar dan thaat kepada perintah kami?". Bashar ra. berkata, "Tidak, melainkan aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda,

"Barang siapa yang menjadi ketua bagi sesuatu urusan kaum Muslimin, maka ia akan datang pada hari kiamat sehingga ia akan berdiri di atas sebuah jembatan Neraka. Jika ia telah melakukan kebaikan, ia akan selamat. Jika telah melakukan kejahatan, jembatan itu akan runtuh lalu ia akan terjatuh ke dalam api Neraka tersebut selama tujuh puluh tahun".



Abu Dzar ra. telah berkata kepada Umar ra. "Adakah kamu telah mendengar sesuatu dari Rasulullah SAW?" Umar ra. pun menjawab. "Tidak". Abu Dzar ra. berkata, "Sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda,

'Barangsiapa yang bertanggungjawab ke atas urusan kaum Muslimin, ia akan datang pada hari kiamat sehingga ia akan berdiri di atas sebuah jembatan neraka. Jika beliau melakukan melakukan kebaikan dalam tanggungjawabnya ia akan selamat. Jika sebaliknya jembatan itu akan rubuh dan ia akan tejatuh ke dalam neraka itu selama tujuh puluh tahun dan Neraka itu amat gelap dan hitam'.

Maka hadis yang mana satukah yang lebih menggetarkan hatimu?". Umar ra. mejawab, "Kedua-duanya. Oleh itu adakah sesiapa yang mau mengambil jabatan Khalifah ini?". Abu Dzar ra. pun berkata, "Hanya orang yang hidungnya telah terpotong dan pipinya telah dilekapkan diatas tanah yang akan mengambil alih jabatan ini. Adapun aku tidak mengetahui melainkan jabatan Khalifah ini baik untuk mu. Karena jika kamu memberikan jabatan Khalifah ini kepada seseorang yang tidak akan berlaku adil, kamu juga akan menanggung dosa bersama dengannya".

Sebagaimana dalam kitab At-Targhib. Ditakhrijkan juga oleh Abdul Razak, Abu Nu'aim Abu Said An-Naqashi, Al-Baghowi dan Ad-Daruqutni dari jalur Sawid sebagaimana dalam kitab Al-Kanz. Ditakhrijkan oleh Ibnu Abi Syaibah dan Ibnu Mundah dari selain galur Sawid sebagaimana dalam kitab Al-Isobah.

APAKAH ALLOH.SWT TIDAK MENYAYANGIKU

0 komentar
Mungkin, pertanyaan semacam ini pernah atau bahkan mungkin sering merasuk dalam diri seorang muslim. Dia melihat orang-orang yang akhlak dan ilmu agamanya jauh lebih rendah darinya, atau bahkan mungkin rusak, namun kenapa Allah swt senantiasa memberikan orang tersebut harta yang melimpah? Kenapa rizki orang-orang yang jauh dari Allah swt jauh lebih baik dari dirinya? Kenapa dirinya yang senantiasa taat dan selalu berusaha untuk berjalan lurus di jalan-Nya tapi tidak pernah mendapatka rizki yang lebih baik? Apakah Allah swt tidak menyayangi aku dan orang-orang seperti aku yang selalu berusaha untuk taat kepada-Nya?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, coba sejenak mari kita perhatikan cerita singkat dan sederhana berikut:

Si TAAT dan si JAHAT

Uwais Al Qarni, Terkenal Di Langit Tapi tak Dikenal di Bumi

0 komentar
 Posted By: Muhammad Fikra

Pada zaman Nabi Muhammad SAW, ada seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, dagunya menempel di dada selalu melihat pada tempat sujudnya, tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya, ahli membaca Al Qur’an dan matanya mudah meneteskan airmata, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit.

Dia, jika bersumpah demi Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa’at, ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa’at sejumlah qobilah Robi’ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya. Dia adalah “Uwais al-Qarni”. Ia tak dikenal banyak orang dan juga miskin, banyak orang suka menertawakan, mengolok-olok, dan menuduhnya sebagai tukang membujuk, tukang mencuri serta berbagai macam umpatan dan penghinaan lainnya.

Singkirkan Pransangka

0 komentar
Ketika anda memandang sesuatu Persoalan, tinggalkan Prasangka-prasangka, Prasangka itu bagaikan Sepatu yang nyaman di pakai namun tidak dapat di gunakan untuk berjalan, ia memberikan jawaban sebelum anda mengetahui pertanyaanya.
dan seburuk-buruk jawabanya adalah jika anda tidak paham akan masalahnya. biarkan fakta yang nampak di hadapan anda terima apa adanya. Jangan biarkan prasangka menyeret anda ke ujung jalan yang lain. mungkin anda merasa aman dengan prasangka anda, namun sebenarnya ia berbahaya di waktu yang panjang.
bila anda telah mampu melepaskan prasangka maka anda akan menemukan pandangan yang lebih jernih, keberanian mengatasi masalah dan jalan yang lebih lebar.

bila anda menggunakan kaca mata maka yang melihat tetaplah mata anda bukan kaca mata anda. dan Keadaan yang sebenarnya terjadi apa yang ada di balik kaca mata anda. demikian pula halnya pula dengaan diri anda.... Lihat Selengkapnya

karena yang sesungguhnya melihat bukan anda melainkan mata hati anda melalui mata anda!!!

prasangka itu adalah debu-debu pikiran yang mengaburkan pandangan hati sehingga anda tak mampu melihat dengan baik. usaplah prasangka sebagai mana anda menyingkirkan debu-debu di kacamata, karena keinginan anda untuk melihat lebih jelas dan jernih lagi.

99 Petuah Bagi Kita

0 komentar
  1. Amal yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terus menerus meski hanya sedikit. (Rosullulah SAW)
  2. Akan kuberikan ilmu yang kumiliki kepada siapapun, asal mereka mau memanfaatkan ilmu yang telah kuberikan itu. (Imam Syafi’i)
  3. Jangan sampai ayam jantan lebih pandai darimu. Ia berkokok di waktu subuh, sedang kamu tetap lelap dalam tidur. (Lukman Hakim).
  4. Apabila secara kebetulan kamu menjadi orang yang dekat dengan penguasa, maka berhati-hatilah kamu seolah-olah kamu sedang berdiri di atas pedang yang tajam sekali. (Imam Ghozali)
  5. Aku tak suka memakai baju baru, hal itu kulakukan karena aku takut timbul iri hati tetangga-tetanggaku. (Abu Ayub as-Sakhtayani).
  6. Allah telah memberikan petunjuk kepadaku sehinga aku bisa mengenali diriku sendiri dengan segala kelemahan dan kehinaanku. (Ali BinAbu Thalib).
  7. Andaikata seseorang mau memikirkan kebesaran Allah, maka ia takkan sampai hati untuk melakukan perbuatan perbuatan dosa. (Bisyir)

dimulai dari sekarang…

0 komentar
Jika anda merencanakan sesuatu, sesuatu yang akan merubah hidup anda di masa depan saat ini mungkin anda baru sedang berpikir, “kapan mulainya?, Mulai dari mana?”
Mungkin ada sesuatu yang selalu anda inginkan atau kerjakan? Sebuah hasrat untuk mengerjakan sesuatu yang anda cita-citakan. Kapan mulainya? Mengapa anda tidak coba mengerjakannya hari ini?

Hari ini adalah waktu yang paling sempurna untuk memulainya. Dari semua hari yang tersisa di sepanjang hidup anda, tidak ada waktu yang lebih tepat daripada hari ini.
Mau mulai kalau persiapannya sudah sempurna? Waa… bakalan nggak mulai-mulai deh. Mulai saja dari apapun yang anda anggap tidak sempurna. Perbaiki satu demi satu sepanjang jalan dan apa yang anda inginkan akan terwujud. Sebuah masterpiece atau karya besar tidak tercipta dengan sekali jalan.
Memulai sesuatu itu sangat mudah. Semuanya ada di dalam jangkauan anda, termasuk hari ini. Jadi tunggu apalagi? Yang paling penting adalah mulai sekarang juga karena andalah pemilik hari ini.

Kisah Nyata…Tujuh kali naik Haji tidak bisa melihat Ka’bah

0 komentar
Masuk Kategori:
Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya, Hasan (bukan nama sebenarnya), mengajak ibunya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.
Sarah (juga bukan nama sebenarnya), sang Ibu, tentu senang dengan ajakan anaknya itu. Sebagai muslim yang mampu secara materi, mereka memang berkewajiban menunaikan ibadah Haji.
Segala perlengkapan sudah disiapkan. Singkatnya ibu anak-anak ini akhirnya berangkat ke tanah suci. Kondisi keduanya sehat wal afiat, tak kurang satu apapun. Tiba harinya mereka melakukan thawaf dengan hati dan niat ikhlas menyeru panggilan Allah, Tuhan Semesta Alam. “Labaik allahuma labaik, aku datang memenuhi seruanMu ya Allah”.
Hasan menggandeng ibunya dan berbisik, “Ummi undzur ila Ka’bah (Bu, lihatlah Ka’bah).” Hasan menunjuk kepada bangunan empat persegi berwarna hitam itu. Ibunya yang berjalan di sisi anaknya tak beraksi, ia terdiam. Perempuan itu sama sekali tidak melihat apa yang ditunjukkan oleh anaknya.
Hasan kembali membisiki ibunya. Ia tampak bingung melihat raut wajah ibunya. Di wajah ibunya tampak kebingungan. Ibunya sendiri tak mengerti mengapa ia tak bisa melihat apapun selain kegelapan. beberapakali ia mengusap-usap matanya, tetapi kembali yang tampak hanyalah kegelapan.
Padahal, tak ada masalah dengan kesehatan matanya. Beberapa menit yang lalu ia masih melihat segalanya dengan jelas, tapi mengapa memasuki Masjidil Haram segalanya menjadi gelap gulita. Tujuh kali Haji Anak yang sholeh itu bersimpuh di hadapan Allah. Ia shalat memohon ampunan-Nya. Hati Hasan begitu sedih. Siapapun yang datang ke Baitullah, mengharap rahmatNYA. Terasa hampa menjadi tamu Allah, tanpa menyaksikan segala kebesaran-Nya, tanpa merasakan kuasa-Nya dan juga rahmat-Nya.
Hasan tidak berkecil hati, mungkin dengan ibadah dan taubatnya yang sungguh-sungguh, Ibundanya akan dapat merasakan anugrah-Nya, dengan menatap Ka’bah, kelak. Anak yang saleh itu berniat akan kmebali membawa ibunya berhaji tahun depan. Ternyata nasib baik belum berpihak kepadanya.
Tahun berikutnya kejadian serupa terulang lagi. Ibunya kembali dibutakan di dekat Ka’bah, sehingga tak dapat menyaksikan bangunan yang merupakan symbol persatuan umat Islam itu. Wanita itu tidak bisa melihat Ka’bah.
Hasan tidak patah arang. Ia kembali membawa ibunya ke tanah suci tahun berikutnya.
Anehnya, ibunya tetap saja tak dapat melihat Ka’bah. Setiap berada di Masjidil Haram, yang tampak di matanya hanyalah gelap dan gelap. Begitulah keganjilan yang terjadi pada diri Sarah. hingga kejadian itu berulang sampai tujuh kali menunaikan ibadah haji.
Hasan tak habis pikir, ia tak mengerti, apa yang menyebabkan ibunya menjadi buta di depan Ka’bah. Padahal, setiap berada jauh dari Ka’bah, penglihatannya selalu normal. Ia bertanya-tanya, apakah ibunya punya kesalahan sehingga mendapat azab dari Allah SWT ?. Apa yang telah diperbuat ibunya, sehingga mendapat musibah seperti itu ? Segala pertanyaan berkecamuk dalam dirinya. Akhirnya diputuskannya untuk mencari seorang alim ulama, yang dapat membantu permasalahannya.
Beberapa saat kemudian ia mendengar ada seorang ulama yang terkenal karena kesholehannya dan kebaikannya di Abu Dhabi (Uni Emirat). Tanpa kesulitan berarti, Hasan dapat bertemu dengan ulama yang dimaksud.

belajar, bekarya, berbagi bagi semua hanya itu yang aku bisa

untuk meraih mimpi menggapai menjadi diri sendiri

sebuah Inspirasi yang tertunda

aspirasi lama yang menguat dan telah hilang mencoba untuk di angkat kembali